Subang, Rabu (27/1/2021)

Penijauan lapangan (monitoring dan evaluasi) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Bapak Ir. Hermansyah, M.Si. ke Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara (CDKPWU) yang merupakan salah satu Cabang Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan yang berlokasi di Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Cijengkol, Kabupaten Subang.

Ikan patin memiliki karakteristik produktivitas tinggi dan dapat dibudidayakan di lahan dan air terbatas dengan teknologi budidaya relatif mudah sehingga masyarakat mudah menerapkan teknologi budidaya ini dengan sangat baik. Ikan Patin menjadi salah satu komoditas unggulan dalam budidaya sehingga kebutuhan benih ikan patin dikalangan masyarakat dari tahun ke tahun terus meningkat. Di Jawa Barat sendiri khususnya dan Pulau Jawa pada umumnya produk ikan patin konsumsi belum begitu besar dikarenakan lahan budidaya yang terbatas serta peminatnya masih kalah dibanding ikan air tawar lain sperti mas, nila dan gurame.

Produksi ikan patin terbesar justeru dari Sumatera dan Kalimantan. Meskipun demikian Jawa Barat perlu berbangga karena kebutuhan patin secara nasional hampir sebanyak 70% berasal dari Unit Pembenihan (UPR) di Jawa Barat yang didukung oleh Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara (CDKPWU) sebagai salah satu Pusat Produksi Patin dibawah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat yang mengembangkan induk-induk ikan patin unggul untuk menghasil benih ikan patin yang unggul juga. Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan patin di Jawa Barat saat ini Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara (CDKPWU) sedang mengembangkan Patin Strain baru yaitu Patin Triploid. Keunggulan Patin Triploid ini adalah pertumbuhannya lebih cepat dan lebih tahan terhadap serangan penyakit.