Berdasarkan Laporan Pokmaswas Tambaksari Kabupaten Karawang pada tanggal  5 Mei 2020 bahwa diperairan  Laut Karawang  banyak beroperasi  Kapal Trawl yang diduga berasal dari Muara Angke dan Cilincing DKI Jakarta, Bidang Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat melakukan koordinasi dengan Pangkalan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Jakarta.

Alat penangkapan ikan jaring Trawl merupakan salah satu alat penangkapan ikan yang dilarang penggunaannya di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia, hal ini disebabkan karena alat tangkap tersebut  menyebabkan kerusakan sumberdaya ikan dan lingkungannya.

Dasar hukum pelarangan penggunaan alat penangkapan ikan dengan menggunakan jaring Trawl adalah :

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan;
  2. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 71/PERMEN-KP/2016 Tentang Jalur Penangkapan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Sanksi yang diberikan kepada pengguna alat tangkap jaring Trawl adalah Pasal 85 jo Pasal 9 yaitu Setiap orang yang dengan sengaja di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia memiliki, menguasai, membawa, dan/atau menggunakan alat penangkapan ikan dan/atau alat bantu penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan ukuran yang ditetapkan, alat penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan persyaratan, atau standar yang ditetapkan untuk tipe alat tangkap tertentu dan/atau alat penangkapan ikan yang dilarang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 , dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak  Rp. 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah).

Pada Tanggal 11 Mei 2020, Pangkalan PSDKP Jakarta melakukan Patroli di sekitar perairan Laut Karawang dan memeriksa 2 Kapal Trawl, memberi peringatan serta mengamankan alat tangkap Trawl. Mudah-mudahan hal tersebut dapat memberikan efek jera bagi pemilik Kapal untuk tidak menggunakan alat tangkap Trawl.